celah bibir dan langit-langit

Kapan bayi/anak cbl (celah bibir langit-sumbing) harus berkunjung ke tenaga kesehatan?

Sejak blog ini saya tinggalkan dan tidak aktif lagi, saya masih suka menulis pendek-pendek dan saya posting di Facebook saja.  Ini salah satu tulisan yang saya posting di page Komunitas SatuSenyum.  Supaya lebih banyak lagi yang bisa baca, saya tulis ulang di sini ya….

Kalau di negara maju, anak cbl itu ditangani oleh tim tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter anak, dokter bedah, terapis wicara, dokter tht, dokter gigi umum, dokter gigi spesialis orthodontik, psikolog dan pekerja sosial.

Nah, jadi KAPAN kita harus bawa anak cbl kita ke:

DOKTER ANAK
Sejak lahir.
Untuk cek kondisi kesehatan umum bayi. Minta dsa untuk cek jantung, paru-paru, pencernaan, lidah, mata, telinga bayi,. Ini utk diagnosa awal, apakah bayi ada kelainan lain selain cblnya atau tidak.

DOKTER BEDAH
Dari lahir, atau menjelang usia 3 bulan, untuk persiapan operasi celah bibirnya. Untuk berikutnya, ikuti tahapan operasi cbl berdasar pada petunjuk dokter bedah.

TERAPIS WICARA
Satu bulan setelah operasi langit-langit. Ini wajib ya, supaya anak bisa bicara normal dan jelas seperti orang lain.

DOKTER THT
Sebelum dan sesudah operasi langit-langit, utk cek pendengaran anak.
Atau, kalau ada keluhan tertentu, mis. keluar cairan dari telinga, ada indikasi anak kurang bisa mendengar, dll terkait telinga, hidung, tenggorokan. Kontrol ke tht setiap 6 bln sekali walau tidak ada keluhan.

DOKTER GIGI UMUM atau DOKTER GIGI ANAK
Dari sejak gigi muncul, kontrol setiap 6 bulan sekali. Anak cbl cenderung memiliki gigi yang gampang rusak, jadi harus rajin sikat gigi dan kontrol ke drg setiap 6 bulan sekali. Gigi susu tidak boleh ada yg rusak kalau akan perawatan gigi orthodontik.

DOKTER GIGI SPESIALIS ORTHODONTIK
Ini untuk anak cbl dgn celah gusi. Mulai kontrol usia 5th. Ikuti saja petunjuk dokter. Biasanya harus kontrol tiap 6bln sekali sampai dengan intervensi rahang dan gigi dgn kawat, dan ops penutupan celah gusi. Bisa sampai usia 18th baru selesai dari drg ortho, stlh gigi dan rahang rapi semua serta stabil.

PSIKOLOG
Dimulai saat anak sdh bisa tes IQ, usia 4 sampai 5 tahun.
Ikuti petunjuk psikolog utk kontrol berikutnya.
Kenapa perlu ke psikolog?
Bisa jadi anak minder krn cblnya. Ini butuh bantuan psikolog supaya tidak minder sampai dewasa.
Anak cbl bisa jadi cerdas luar biasa (IQ superior). Ini butuh arahan psikolog supaya potensi maksimalnya bisa tercapai.

PEKERJA SOSIAL
Komunitas SatuSenyum berfungsi pekerja sosial, utk support apa saja terkait cbl..

celah bibir dan langit-langit

Palatoplasty (dan rhinoplasty): Persiapan dan perawatan operasi celah langit sumbing (dan perbaikan hidung).

Ibo Rael ni, kalau sudah datang malasnya, gak ketulungan deh. Janji pada diri sendiri untuk menyelesaikan tulisan tentang tahapan operasi Rael yang sudah dilewati juga lama tertunda.  Baiklah, tanpa berpanjang-panjang, mumpung mood lagi datang, kita mulai saja ya…  Apa saja sih yang harus disiapkan untuk bisa operasi menutup celah langit atau palatoplasty, dan bagaimana dengan perawatannya nanti… Continue reading “Palatoplasty (dan rhinoplasty): Persiapan dan perawatan operasi celah langit sumbing (dan perbaikan hidung).”

celah bibir dan langit-langit

Artikulasi dan kosa kata anak dengan celah bibir dan langit-langit

Saya lumayan banyak dapat pertanyaan tentang perkembangan bicara anak cbl, baik yang sudah ikut terapi wicara maupun belum.  Sebenarnya, kemampuan bicara satu anak dengan yang lainnya tidak bisa dibanding-bandingkan karena setiap anak memiliki kemampuan belajarnya sendiri-sendiri.  Apabila orang tua khawatir dengan perkembangan bicara anak, bertanya-tanya apakah anak terlambat bicara atau tidak, sebaiknya orang tua segera membawa anak ke terapis wicara.

Terapis wicara biasanya praktek di klinik-klinik khusus atau di bagian Rehabilitasi Medik rumah sakit.  Diagnosa dari dokter rehabilitasi medik dan/atau terapis wicara akan lebih menjelaskan tentang kondisi anak.  Membawa ke terapis atau dokter rehabilitasi medik menjadi lebih penting untuk anak dengan celah bibir dan langit-langit, karena bila terlambat, kondisi suara sengau pada anak akan lebih sulit dihilangkan, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk terapi.

Tapi, untuk menjawab rasa penasaran yang ada sekarang, di bawah ini ada beberapa kata-kata yang mampu diucapkan Rael anak saya, ketika masih berusia 21 bulan dan belum mulai terapi wicara secara intensif:

Continue reading “Artikulasi dan kosa kata anak dengan celah bibir dan langit-langit”

celah bibir dan langit-langit

Terapi bicara dan bahasa untuk anak dengan celah bibir dan langit-langit (sumbing)

AKTIVITAS UNTUK MENGEMBANGKAN SUARA DAN BICARA PADA ANAK DENGAN CELAH BIBIR/LANGIT-LANGIT

Berikut adalah beberapa ide untuk membantu mendorong pergerakan bibir dan lidah serta suara yang penting untuk mengembangkan kemampuan bicara.  Continue reading “Terapi bicara dan bahasa untuk anak dengan celah bibir dan langit-langit (sumbing)”

celah bibir dan langit-langit

Tahapan Perawatan Celah Bibir dan Langit-langit (Bibir sumbing)

Moms and Dads, bila kita dikaruniai Allah, seorang bayi mungil dengan celah bibir, langit-langit dan gusi (labiognatopalatoschizis) atau salah satu dan salah duanya, hal pertama yang harus kita lakukan adalah membawa si kecil ke dsa (dokter spesialis anak).  Minta dsa untuk memeriksa bayi kita, apakah hanya ada cbl atau ada kelainan lainnya (multiple birth defects).  Bila hanya ada cbl, maka si kecil dapat dirawat seperti layaknya bayi normal lainnya sejak dia sampai di rumah.  Bagaimana memberi susu pada bayi dengan cbl bisa dibaca di sini.

Namun, bila ada kelainan lain, maka si kecil akan memerlukan perawatan dan/atau terapi lain terkait kelainannya tersebut, dan dsa dapat membantu anda mendiagnosa dan memberi saran terbaik tentang apa yang harus dilakukan berikutnya.

Untuk cblnya sendiri, tahapan penatalaksanaan yang akan dijalani oleh penderita celah bibir dan langit-langit antara lain adalah:

(1) Operasi pada celah bibir saat memasuki usia 10 minggu/3 bulan dengan berat minimal 5 kg, dan kadar hemoglobin 10 gr%. Dikenal juga dengan istilah ‘rules of 10″, anak sudah mencapai berat 10 pounds, hb 10 dan usia sudah 10 minggu. Continue reading “Tahapan Perawatan Celah Bibir dan Langit-langit (Bibir sumbing)”

celah bibir dan langit-langit

‘Perjuangan’ minum susu: Bayi dengan celah bibir dan langit-langit (sumbing)

ASI?  Ofcourse not.  Sedihnya punya baby cbl itu karena dia kurang bisa menyusu langung dari ibunya. Jika langit-langitmu bolong dan mencoba untuk menghisap sesuatu, bayangkan saja seperti mencoba menyedot segelas susu dengan sedotan bocor, susah banget kan?  Nah, seperti itulah kira-kira yang terjadi pada Rael.  Perah ASI?  sudah dong dicoba, tapi sayangnya saya bukan produsen ASI yang baik, biar diperah sepanjang hari, maksimal cuma 50cc. Ya sudahlah, memang nasib Rael jadi anak sapi kaleng hehe..

Ngedot?  Dengan alasan yang sama seperti di atas, katanya juga gak bisa. Makanya dari waktu di RS, Rael dikasih susu memakai pipet.  Pipet yang dibuat dari spuit, suntikan tanpa jarumnya. Ya iyalah, masa pake jarumnya :P.  Dan bayi itu memang amazing ya… cepatnya dia beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan utamanya dalam berkembang, eat and drink, jadi dengan spuit pun Rael tidak kesulitan untuk minum susu.  Tapi spuit ini cepat rusak di bagian karetnya, jadi sebentar saja sudah seret, sulit sekali mendorong susu keluar dari spuit.  Cari suntikan juga susah, gak semua apotek mau menjual suntikan. Atau kalaupun ada, yang ukurannya kecil-keciil, lama kenyangnya dong Rael.  Akhirnya bapak Rael beli spuit yang untuk obat, lumayan besar ukurannya, lumayan juga harganya :P.  Beli dua waktu itu, untuk persediaan seandainya yang satu cepat rusak juga. Oia, Rael dari RS dikasihnya susu S26, jadi kita teruskan saja dia minum S26.

Continue reading “‘Perjuangan’ minum susu: Bayi dengan celah bibir dan langit-langit (sumbing)”