Nothing serious

Cara kontradiktif menaikkan trafik blog

Bagaimana ini ya?

Di antara 56 cara menaikkan trafik blog yang Seth Godin tulis, ada beberapa poin yang kontradiktif:

Poin 11. Jangan tulis tentang kucingmu, pacarmu atau anakmu.
Poin 13. Tulis tentang anakmu.

*Lha katanya ‘jangan tulis’, kemudian ‘tulis saja’*


Poin 41. Posting tulisanmu pada hari kerja, karena ada lebih banyak pembaca.
Poin 43. Posting tulisanmu pada akhir minggu, karena tidak banyak tulisan baru diposting saat itu.

*Weekdays apa weekend ni?*

Nothing serious

The ‘new’ astrology (for women)

astro-chart.gif

 

Sering tidak, saat kita membaca sifat berdasarkan bintang (zodiak), apa yang disebutkan tidak terasa pas dengan sifat kita yang sebenarnya. Mau tahu kenapa?

Kata si Mbak yang bukunya jadi panduan saya, zodiak yang sudah kita hapal luar kepala itu adalah ‘tanda matahari’ (Sun sign) kita. Sun sign hanyalah sebagian dari zodiak lengkap masing-masing individu.

 

(read more)

adventure, Nothing serious

One, two or three?

Coming from Indonesia, you use to two cheek kisses, on the right and left cheek, to greet friends and families..

Visiting Britain, you must adjust your automatic style and position for two cheek-kisses into.. one cheek-kiss. And you think it is easy? Not at all! After some awkward positions and moments between giving and waiting for the second kiss..you will eventually realize that you have to be happy with only one kiss. (read more)

Dreams and imaginations, Nothing serious

Kesetaraan Gender

Saat ini saya sedang ada di Buton, Sulawesi Tenggara. Masih ada tugas penelitian yang tersisa dan HARUS dikerjakan, secara saya punya kewajiban menyelesaikan tugas tersebut kepada sang donor. Sementara saya di Buton, suami bertugas ke Kalimantan Timur. Kami akan berada di tempat masing-masing selama dua minggu sebelum bertemu lagi di Jakarta.

Malam kemarin, kami telpon-telponan, bertukar laporan ‘hari ini’ dari Buton dan Kaltim. Di antara berbagai ceritanya, suami sempat bercerita begini:

“Eh iya, kemaren abis antar kamu ke bandara, aku ketemu temen-temen. Mereka nawarin proyek, tapi trus kubilang: waah sori, gak bisa. Gue ke Kalimantan besok, pergi dua minggu”

“Waah gimana bini lo? Kesepian dong ditinggal dua minggu”

Demikian teman-temannya berkomentar. Kami memang masih tergolong pengantin baru, jadi wajar juga kalau teman-temannya berkomentar demikian. Penganten baru kok udah ditinggal pergi. (read more)